Profil

Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan nomor 05018/KBPOM/2001 Tahun 2001 dan beberapa kali mengalami perubahan sampai terakhir dengan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan RI nomor 19 Tahun 2023 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan BPOM, Balai POM di Payakumbuh merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM yaitu satuan kerja bersifat mandiri yang melaksanakan tugas teknis operasional tertentu dan/atau tugas teknis penunjang tertentu di bidang pengawasan Obat dan Makanan.

Kedudukan Balai POM di Kota Payakumbuh berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan, dipimpin oleh seorang Kepala yang secara teknis dibina oleh Deputi dan secara administratif dibina oleh Sekretaris Utama. Balai POM di Kota Payakumbuh dikategorikan sebagai Balai POM.


Adapun total catchment area Balai POM di Payakumbuh terdiri dari 7 Kabupaten/Kota, dengan rincian Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kab. Lima Puluh Kota dan Kab. Agam, Kab. Tanah Datar, Kab. Pasaman dan Kab. Pasaman Barat

Visi

Obat dan Makanan aman, bermutu, dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan Gotong-Royong.

Misi

Misi

    BPOM melaksanakan Misi presiden dan Wakil Presiden nomor 1, 2, 7, 8 dan 9, dengan uraian sebagai berikut:
    1. Membangun SDM unggul terkait Obat dan Makanan dengan mengembangkan kemitraan bersama seluruh komponen bangsa, dalam rangka peningkatan kualitas manusia Indonesia.
    2. Memfasilitasi percepatan pengembangan dunia usaha Obat dan Makanan dengan keberpihakan terhadap UMKM, dalam rangka membangun struktur ekonomi yang produktif, dan berdaya saing untuk kemandirian bangsa.
    3. Meningkatkan efektivitas pengawasan Obat dan Makanan , serta penindakan kejahatan Obat dan Makanan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam rangka Negara Kesatuan guna perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga.
    4. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya untuk memberikan pelayanan publik yang prima di bidang Obat dan Makanan.

    '     '    '

    Budaya Organisasi

    1. Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini dan harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai-nilai luhur yang hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota organisasi dalam berkarsa dan berkarya.
    2. Profesional
    3. Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi.
    4. Integritas
    5. konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan
    6. Kredibilitas
    7. Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.
    8. Kerjasama Tim
    9. Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.
    10. Inovatif
    11. Mampu melakukan pembaruan sesuai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.
    12. Responsif/Cepat Tanggap
    13. Antisipatif dan responsif dalam mengatasi masalah.
    14. tes uat

    Tugas

    Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 22 Tahun 2020, Unit Pelaksana Teknis BPOM mempunyai tugas melaksanakan tugas teknis operasional di bidang pengawasan Obat dan Makanan pada wilayah kerja masing-masing sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Fungsi

    Dalam melaksanakan tugas, UPT BPOM menyelenggarakan fungsi:

    1.         Penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

    2.         Pelaksanaan pemeriksaan fasilitas produksi Obat dan Makanan;

    3.         Pelaksanaan pemeriksaan fasilitas distribusi Obat dan Makanan dan fasilitas pelayanan kefarmasian;

    4.         Pelaksanaan sertifikasi produk dan fasilitas produksi dan distribusi Obat dan Makanan;

    5.         Pelaksanaan sampling Obat dan Makanan;

    6.         Pelaksanaan pemantauan label dan iklan Obat dan Makanan;

    7.         Pelaksanaan pengujian rutin Obat dan Makanan;

    8.         Pelaksanaan pengujian Obat dan Makanan dalam rangka investigasi dan penyidikan;

    9.         Pelaksanaan cegah tangkal, intelijen dan penyidikan terhadap pelanggaran ketentuan peraturan perundang undangan di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

    10.    Pelaksanaan pemantauan peredaran Obat dan Makanan melalui siber;

    11.    Pengelolaan komunikasi, informasi, edukasi, dan pengaduan masyarakat di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

    12.    Pelaksanaan kerja sama di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

    13.    Pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

    14.    Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga; dan

    15.    Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan.

    Profil Organisasi

    1. Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini dan harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai-nilai luhur yang hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota organisasi dalam berkarsa dan berkarya.
    2. Profesional
    3. Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi.
    4. Integritas
    5. konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan
    6. Kredibilitas
    7. Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.
    8. Kerjasama Tim
    9. Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.
    10. Inovatif
    11. Mampu melakukan pembaruan sesuai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.
    12. Responsif/Cepat Tanggap
    13. Antisipatif dan responsif dalam mengatasi masalah.
    14. tes uat

    Struktur Organisasi

    Profil Iswadi, S.Farm., Apt

    Iswadi, S.Farm., Apt lahir di Tanah Datar tanggal 10 Oktober 1979. Resmi dilantik sebagai Kepala Balai POM di Payakumbuh pada Oktober 2023.

    Memulai karir di Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagai CPNS pada tahun 2006 di Balai Besar POM di Palembang, beliau mendapat amanah sebagai pejabat struktural yaitu Kepala Seksi Pemeriksaan, Penyidikan, Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen di Balai POM di Pangkalpinang pada tahun 2008 hingga tahun 2017. Kemudian Beliau menjadi Kepala Seksi Pengujian Pangan, Bahan Berbahaya dan Mikrobiologi Balai POM di Pangkalpinang pada tahun yang sama hingga Agustus 2018.

    Prestasi kerja yang baik mengantarkan beliau sebagai pimpinan pada Unit Pelaksana Teknis dan Unit Kerja Badan POM yaitu Kepala Loka POM di Kab. Belitung (2018-2019) kemudian Kepala Loka POM di Kota Payakumbuh (2019-2023). Dengan ditingkatkannya klasifikasi Loka POM di Kota Payakumbuh menjadi Balai POM, Beliau dilantik menjadi Kepala Balai POM di Payakumbuh pada Oktober 2023. 

     
    Iswadi, S.Farm.,Apt menyelesaikan Pendidikan S-1 Farmasi di Universitas Andalas dan menempuh profesi Apoteker di Universitas Andalas dan lulus pada tahun 2024. 

    Website e-lhkpn klik link disini
    Unduh Laporan

    Belum ada laporan diunggah.

    Sarana